Portofolio PPG
Bella Aulina
Saya adalah mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga yang berkomitmen untuk menjadi pendidik profesional yang berkarakter dan berdaya saing. Memiliki passion dalam dunia pendidikan dan siap menghadapi tantangan dalam membentuk generasi masa depan melalui pembelajaran yang inovatif dan bermakna.
Data Diri


Status
sebagai calon guru profesional di PPG terakreditasi B UKSW Salatiga

Visi
sebagai pendidik masa depan yang inovatif dan berkarakter

Komitmen
terhadap pendidikan berkualitas berbasis nilai-nilai religius dan nasionalisme
Keunikan Daerah Pacitan
Harmoni Alam dan Tradisi Pacitan
Lahir dan besar di Pacitan membuat saya akrab dengan keunikan alamnya, terutama julukannya sebagai “Kota Seribu Satu Goa”. Keindahan Goa Gong dan Tabuhan menghadirkan kesan magis tentang proses alam yang membentuk stalaktit secara perlahan. Namun, bagi saya, Pacitan bukan hanya tentang alam, melainkan juga warisan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Wayang Beber dan Tari Kethek Ogleng menjadi kebanggaan tersendiri, mencerminkan kekayaan tradisi serta karakter masyarakat yang lincah dan hangat. Selain itu, Batik Pace dengan motif buah mengkudu melambangkan identitas dan sejarah Pacitan. Perpaduan alam dan budaya inilah yang membentuk jati diri saya untuk selalu menghargai proses dan akar tradisi.
Inspirasi & Tujuan menjadi Guru
Inspirasi & Tujuan menjadi guru
Perjalanan saya menjadi pendidik berawal dari keraguan, saat pendidikan dulu terasa kaku dan membebani. Namun, sebuah pengalaman sederhana mengubah pandangan saya: melihat seorang anak menemukan kembali kepercayaan dirinya berkat pendamping yang mau mendengar. Dari situ, saya menyadari bahwa kebahagiaan sejati terletak pada kemampuan menuntun orang lain menemukan potensi terbaiknya. Pengalaman tersebut membentuk visi saya sebagai pendidik yang tidak hanya mengajar, tetapi juga mendampingi. Saya ingin menciptakan ruang aman di mana kegagalan menjadi bagian dari proses belajar. Bagi saya, setiap anak memiliki keunikan, dan peran saya adalah membantu mereka melampaui keterbatasan. Menjadi guru adalah komitmen untuk terus belajar, bertumbuh, dan menjaga semangat belajar sepanjang hayat.
Kutipan Guru
“Pendidikan bukan tentang memaksa setiap tunas tumbuh dengan cara yang sama, melainkan memastikan setiap akar memiliki ruang yang cukup untuk bernapas dan mekar dengan indahnya.”
Ketek Ogleng
Wayang Beber
Goa Gong
Goa Tabuhan
Data Diri
Informasi singkat mengenai profil akademik dan tempat tugas saya selama mengikuti PPG.
Artefak
Ringkasan materi yang saya pelajari selama mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Siklus 1
Siklus 2
Siklus 3
Medis pembelajaran
Siklus 1
Siklus 2
Siklus 3
Hasil Kerja Siswa
Siklus 1
Siklus 2
Siklus 3
Penilaian
Siklus 1
Siklus 2
Siklus 3
Dokumentasi
Foto Kegiatan
Siklus 1 – Analisis kebutuhan peserta didik
Siklus 2 – Implementasi pembelajaran
Siklus 1 – Analisis kebutuhan peserta didik
Siklus 2 – Implementasi pembelajaran
Dokumentasi
Foto Kegiatan
Siklus 1 – Analisis kebutuhan peserta didik
Siklus 2 – Implementasi pembelajaran
Siklus 1 – Analisis kebutuhan peserta didik
Siklus 2 – Implementasi pembelajaran
Kisah Perjalanan Belajar Saya
Cerita singkat tentang proses saya menempuh PPG hingga dinyatakan lulus.
Perjalanan saya mengikuti PPG dimulai dari keinginan untuk menjadi guru yang lebih siap secara kompetensi dan memiliki legalitas profesi sebagai pendidik. Proses seleksi, penyesuaian dengan ritme kuliah yang padat, hingga pembagian waktu antara tugas kampus dan tugas di sekolah bukanlah hal yang mudah.
Pada awal masa perkuliahan, saya banyak belajar menata kembali cara saya merencanakan pembelajaran, dari yang sebelumnya lebih sederhana menjadi lebih sistematis dan berbasis kebutuhan peserta didik. Saya belajar menyusun tujuan pembelajaran yang jelas, memilih metode yang bervariasi, serta menyiapkan asesmen yang adil dan bermakna.
Masa PPL menjadi titik balik yang penting. Di kelas, saya berhadapan langsung dengan berbagai karakter peserta didik: ada yang aktif, pendiam, hingga yang memiliki tantangan belajar. Dari situ saya belajar untuk lebih sabar, reflektif, dan kreatif mencari cara agar semua peserta didik merasa dihargai dan terbantu dalam belajar.
Ada banyak momen lelah, tugas menumpuk, dan rasa khawatir tidak bisa memenuhi target PPG. Namun, dukungan dosen, guru pamong, teman seangkatan, dan keluarga membuat saya bertahan. Sedikit demi sedikit, saya melihat perubahan dalam cara saya mengajar dan berinteraksi dengan peserta didik.
Hingga akhirnya, seluruh rangkaian perkuliahan, PPL, dan penilaian dapat saya jalani dengan baik, dan saya dinyatakan lolos program PPG. Bagi saya, kelulusan ini bukan akhir, tetapi awal komitmen baru untuk terus bertumbuh sebagai guru pembelajar sepanjang hayat.
“Saya percaya bahwa guru yang baik bukan hanya menguasai materi, tetapi juga terus belajar memahami murid dan konteks zamannya. PPG membantu saya menata ulang cara pandang, cara mengajar, dan cara memaknai profesi guru sebagai panggilan pelayanan.”
Refleksi & Rencana Pengembangan Diri
Beberapa hal yang saya pelajari dan ingin saya kembangkan setelah lulus PPG.
- Saya menyadari pentingnya merancang pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan relevan dengan kehidupan mereka.
- Saya perlu terus mengembangkan kemampuan penggunaan teknologi dan media digital dalam pembelajaran.
- Saya ingin memperdalam kompetensi asesmen sehingga penilaian yang saya lakukan benar-benar mendorong belajar, bukan sekadar angka.
- Saya berkomitmen menjadi guru yang reflektif, terbuka terhadap umpan balik, dan siap berkolaborasi dengan rekan pendidik lain.
Kontak
Silakan menghubungi saya melalui email atau formulir berikut.
Jika Anda ingin berdiskusi mengenai pembelajaran, kolaborasi, atau hal lain terkait profesi guru, saya dengan senang hati dapat dihubungi melalui kontak berikut.
Pesan yang masuk akan saya usahakan untuk dibalas secepat mungkin di sela-sela kegiatan mengajar dan pengembangan profesional saya sebagai guru.